Sejarah Kopi Mocha
Sejarah Kopi Mocha, Ternyata Asli dari YamanHari Suroto - detikTravel
Jakarta - Kopi Mocha zaman sekarang identik dengan kopi dengan campuran cokelat. Sejarahnya, kopi ini ternyata berasal dari Yaman. Bagaimana kisahnya?
Kopi menurut legenda, pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh penggembala kambing bernama Kaldi dari dataran tinggi Abyssinia, Ethiopia sekitar abad ke-9.
Kaldi menemukan kopi arabika setelah mengamati bahwa kambing-kambingnya yang sebelumnya biasa-biasa saja menjadi sangat lincah setelah memakan buah ceri dari pohon arabika liar, sehingga mereka tidak bisa tidur di malam hari.
Kaldi kemudian mencoba buah ceri berwarna merah itu sendiri dan mendapati bahwa ia dipenuhi energi. Kopi dibudidayakan secara komersial pertama kali di Yaman pada abad ke-15.
Kopi menjadi komoditas Ekspor Yaman melalui Pelabuhan Al-Mukha atau Mocha. Biji kopi mentah dari Afrika maupun Yaman dikumpulkan di Pelabuhan Al-Mukha untuk diekspor ke Eropa untuk menjadi komoditas komersial.
Negara dengan Populasi Muslim Terbesar di Dunia, Indonesia Nomor Satu
Kekaisaran Utsmaniyah Turki kemudian memonopoli perdagangan biji kopi sangrai di Yaman. Mereka enggan untuk menjual tanaman kopi hidup atau biji kopi mentah. Biji kopi sangrai tersebut dikenal sebagai kopi mocha dengan rasa alami kecokelat-cokelatan.
Monopoli Yaman berakhir pada pertengahan abad ke-17, setelah Belanda berhasil mendapatkan bibit pohon kopi. Upaya pertama Belanda untuk menanamnya di Malabar gagal, tetapi mereka berhasil di Pulau Jawa.
Batang kopi dari Malabar yang merupakan hasil stek itu tumbuh subur. Tak lama kemudian kopi arabika Jawa berhasil menggeser kopi mocha. Pasar Eropa menyebutnya Cup of Java atau Java Coffee.
Ini Tempat-tempat Terpanas di Bumi, Ada yang Disebut Gerbang Neraka
Belanda juga menciptakan campuran kopi pertama di dunia di Indonesia, menggabungkan kopi Arab (mocha) dengan Java Coffee. Campuran ini populer dengan nama Mocha Java.
Dalam perkembangannya, saat ini nama mocha tidak lagi identik dengan kopi asli Yaman tetapi perpaduan kopi dengan coklat.
Minuman ini berevolusi di Italia, khususnya Turin, yang menggabungkan kopi berkualitas dengan tradisi coklat kental (Bicerin) mereka yang terkenal sejak abad ke-18.
------
Artikel ini ditulis oleh Hari Suroto. Penulis bekerja di Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII Sulawesi Utara.

Komentar
Posting Komentar